HIKMAH ZAKAT

“Sesungguhnya zakat-zakat itu ,hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin,pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya ,untuk(memerdekakan) budak,orang-orang yang berhutang,untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan,sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS At-Taubah :60)

Arti zakat sangat beragam,zakat bisa berarti suci atau bersih yaitu bahwa dengan berzakat maka harta disucikan atau dibersihkan dari tercampurnya dengan hak orang lain,dan dengan berzakat maka jiwa akan dibersihkan dan disucikan dari sifat tercela seperti kikir, cinta harta yang berlebihan dan lain-lain.

Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim As

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan) lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman , “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia. ‘ Ibrahim berkata, ‘(Dan saya mohon juga) dari keturunanku.”Allah berfirman, ‘Janji-Ku i(ini) tidak mengenai orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Baqarah[2]: 124)

Menurut fitrahnya, manusia selalu identik dengan keinginan dan cita-cita yang luhur. Keinginan ingin memiliki jabatan yang tinggi, pendidikan tinggi, serta kekayaan yang melimpah, merupakan hal yang sangat wajar adanya. Namun ternyata tidak semua orang melakukan usaha dan pengorbanan yang seirama dengan kadar cita-cita yang tinggi, namun usahanya hanya sebatas khayalan saja. Tapi tidak sedikit pula orang yang memiliki cita-cita yang tinggi,kemudian ia melakukan usaha dan pengorbanan yang tinggi pula. Bak para pelajar yang sedang diuji oleh gurunya.